Dunia Informasi & Inspirasi

Sharing Infomasi Seputar Dunia Informasi & Inspirasi

Niat Menikah Semata - mata Karena Allah SWT

Oleh Agung Pribadi - Pernah dengar nggak kalau muslimin dan muslimah Palestina kesulitan jodoh? Nggak kan? mereka gampang sekali dapat jodoh. Apalagi Mujahidin Brigade AL Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Palestina (HAMAS).
Berikut ini salah satu prinsip mereka dalam menikah, “Sejak awal pernikahan kami di sini sudah memaklumi jika pernikahan kami adalah pernikahan yang semata-mata untuk meninggikan kalimat Allah Swt. Keluarga kami yang kami bangun adalah keluarga yang semata-mata untuk memperjuangkan agama Allah Swt.”


Supaya segera dapat jodoh mari luruskan niat menikah semata-mata mencari ridha Allah.

Kalau niatnya sudah begini maka pertanyaannya bukan lagi nikah dengan siapa, tapi nikah karena apa. Pengalaman para penulis buku-buku pernikahan ketika mereka sudah meluruskan niat seperti ini biasanya dilancarkan dan prosesnya cepat sekitar 3 sampai 6 bulan.
Kemudian kalau sudah niatnya karena Allah, Allah pasti memberikan yang terbaik, pada waktu yang terbaik.

Ketika saya niat menikah dengan siapa saya menunggu akhwat selama 9 tahun dan itupun tidak dapat. Waktu terbuang banyak, saat itu saya jadi aktivis dakwah mahasiswa sebenarnya banyak yang suka, tapi karena mencintai akhwat ini secara berlebihan hilanglah peluang menikah saya yang banyak itu.

Kesalahan saya adalah karena mencintai manusia secara berlebihan. Kesalahan lain saya yang menyebabkan sulit mencari jodoh bisa jadi karena kriteria terlalu muluk.. Janganlah kita menginginkan kesempurnaan orang lain, padahal diri kita tidak sempurna.

Ketika niat menikah bukan semata mata mencari ridha Allah saya pernah membatalkan ta’aruf hanya karena ilfeel (ilang feeling). Ilfeel ketika dia menyebut kota Chicago (harusnya C yang kedua dibaca K) dengan cicago (c yang kedua tetap dibaca C). Parah banget kan?

Kalau niat sudah karena Allah, tidak akan mempermasalahkan cacat dari calon pasangannya. Somplak-somplak dikit kagak ngapa ngapa dah, pincang pincang dikit kagak ngapa, tua-tua dikit kagak ngapa. Setuju?

Seperti istri saya ketika menerima saya tidak mempermasalahkan saya yang pincang, tua (kami beda 17 tahun usianya), ompong, dan sedikit botak. Wallahu A’lam BIsh Shawab.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Niat Menikah Semata - mata Karena Allah SWT

0 komentar:

Poskan Komentar