Dunia Informasi & Inspirasi

Sharing Infomasi Seputar Dunia Informasi & Inspirasi

Jangan Memandang Rendah pada Orang Lain

Selamat beraktifitas sahabat dan saudaraku. Semoga pekerjaan kita senantiasa berkah, lancar dan sukses. Jalan keberkahan, kelancaran dan kesuksesan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan kita merencanakan sesuatu, melainkan juga dengan kemampuan kita menyikapi sesuatu.

Sempatkan membaca surat Abasa ayat 1-11, terutama ayat 1-2:
" عبس وتولى أن جاءه الاعمى "
(Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling. Ketika seorang buta datang padanya)


Ayat ini teguran dari Allah kepada Nabi Muhammad yang memasang muka masam kepada dan berpaling dari Abdullah bin Ummi Maktum, seorang buta. Saat itu Rasulullah lebih memprioritaskan tokoh-tokoh Quraisy seperti untuk diajak masuk Islam demi memajukan Islam. Adalah teori umum yang disepakati bahwa masuknya orang kuat ke kelompok kita adalah iklan efektif untuk mengajak yang lain. Allah menegur Nabi Muhammad.

Allah melanjutkan dalam ayat 3: “Padahal adakah yang memberitahumu boleh jadi dia akan jadi orang yang suci.” Ternyata, berkah Abdullah bin Ummi Maktum, Islam beranjak lebih maju karena Abdullah bin Ummi Maktum ini ternyata disukai oleh banyak orang, memiliki fans yang fanatik, yang nantinya ikut menjadi muslim.

Dua pesan utama dari ayat dan sebab turun ayat di atas. Pesan pertama adalah jangan pernah meremehkan orang kecil. Jangan-jangan kita saat ini menjadi orang "besar" adalah karena doa dan dukungan orang-orang kecil itu. Orang kecil yang dekat dengan Dzat Yang Maha Besar adalah lebih hebat pengaruhnya pada kebahagiaan hati dibandingkan dengan orang besar yang sibuk terus dengan urusan-urusan kecil yang bersifat duniawi itu.

Pesan kedua adalah bahwa ayat tersebut menegur Rasulullah memasang muka masam pada orang buta yang tidak bisa melihat wajah Rasulullah. Maka bagaimanakah dengan memasang muka masam di hadapan orang yang bisa melihat kita? Sangat bisa jadi bahwa ayat ini secara implisit bermakna: "nuansa hatimu lebih berpengaruh dibandingkan dengan kata-katamu ketika sedang berkomunikasi dengan orang lain."

Berhentilah memandang remeh orang lain, karena sejatinya Allah menciptakan manusia tidak dengan cara yang remeh dan tidak untuk diremehkan. Salam, Ahmad Imam Mawardi.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Jangan Memandang Rendah pada Orang Lain

0 komentar:

Poskan Komentar