Dunia Informasi & Inspirasi

Sharing Infomasi Seputar Dunia Informasi & Inspirasi

Tips Menulis: Keyboard dan Produktivitas Menulis

Oleh Ramaditya Adikara - Wah, ternyata produktivitas menulis tidak hanya ditunjang oleh ilmu kepenulisan saja, tapi KEYBOARD pun berperan besar terhadap karya yang dihasilkan!
"Lho, bukannya keyboard di mana-mana sama, ya?"
"Saya sudah lancar mengetik 10 jari, jadi apa pengaruhnya keyboard pada kemampuan menulis saya"
OK, untuk lebih jelasnya ijinkan saya memberi penjelasan singkat. Ini hanya garis besarnya saja, jadi silakan mencarinya via Google bila ingin tahu lebih lanjut.
1. Keyboard Membran (Rubber dome keyboard)
Ini adalah jenis keyboard yang umum kita jumpai pada komputer maupun laptop. Sifat utama dari keyboard ini adalah ia baru menghasilkan huruf jika tombol ditekan sepenuhnya.
2. Keyboard Mekanikal (mechanical keyboard)

Ini adalah keyboard yang diciptakan dengan kualitas tinggi, biasanya dipakai oleh pemain game. Ia memiliki switch yang ditandai dengan warna (blue, red, black, dll). Tiap switch punya kelebihan dan kekurangan tersendiri. Tapi untuk penulis, saya menganjurkan untuk memilih mechanical keyboard yang memiliki blue switch.
----------
Nah, dari dua jenis keyboard di atas, pasti teman-teman sudah bisa menebak bahwa yang nomor dua adalah pilihan terbaik bagi penulis. Betul sekali! Tak hanya penulis, bahkan gamer sudah lama merasakan kenikmatan keyboard ini!
Lalu, apa pengaruhnya dalam produktivitas menulis? Jawaban di bawah saya berikan dengan asumsi teman-teman sudah menguasai teknik mengetik 10 jari, dan memilih mechanical keyboard dengan blue switch.
Mechanical keyboard yang di dalamnya terpasang blue switch akan "clicky" jika ditekan. Apa maksudnya? Jadi, bila tombolnya ditekan akan terasa seperti menekan (keluar masuk) ujung pulpen. Nah, akan terdengar suara klik klik klik yang lumayan keras, dan jari kita dapat merasakan "klik" pada tombol yang ditekan.
Berbeda dengan keyboard membran, mechanical keyboard yang menggunakan blue switch tidak membutuhkan tekanan atau tenaga besar untuk dapat beroperasi. Hasilnya? Kecepatan mengetik jadi meningkat, dan kelelahan pada jari jadi berkurang.
Apakah cukup signifikan? Sebagai penulis yang sudah menulis menggunakan mechanical keyboard, saya pastikan bahwa kecepatan dan stamina jari saya masih tetap terjaga meskipun sudah mengetik lewat dari satu jam!
Kelebihan lain dari blue switch adalah suara clicky-nya. Ini dapat kita gunakan untuk memastikan apakah tombol yang ingin ditekan sudah tertekan atau belum. Jadi, tidak harus melihat ke arah layar untuk memastikannya.
Ya, memang untuk membeli sebuah mechanical keyboard tidaklah murah. Salah satu yang termura adalah Nimxo K005 Mechanical Blue Switch seharga Rp. 420.000. Mahal? Sebuah mechanical keyboard kelas elit bahkan dijual melebihi angka dua juta, lho!
Nah, jika teman-teman SERIUS ingin menjadi penulis, atau ingin menggali profit dari dunia kepenulisan, tak ada salahnya menabung dan membeli setidaknya sebuah mechanical keyboard. Boleh juga jalan-jalan ke pameran komputer dan mencoba mechanical keyboard yang mungkin sedang dipamerkan. Saat pertama mencobanya mungkin tak akan terasa, tapi bila sudah mengoperasikannya dalam jangka waktu lama, jari teman-teman pasti jatuh cinta!
Semoga bermanfaat!

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Tips Menulis: Keyboard dan Produktivitas Menulis

0 komentar:

Poskan Komentar