Dunia Informasi & Inspirasi

Sharing Infomasi Seputar Dunia Informasi & Inspirasi

Hal-hal Ini Menjadikan Kamu Sebagai Korban Friendzone

Hal-hal Ini Menjadikan Kamu Sebagai Korban Friendzone - Halo para pengunjung setia Dunia Remaja, bagaimana kabarnya? Apa barusan jadi korban friendzone? Duh susah kalo sudah kena korban friendzone. Ternyata friendzone bisa menyerang siapa aja ya, nggak peduli cewek atau cowok. Tapi biasanya yang paling sering jadi korban sih cowok sob. Hehe. Baiklah, buat yang sudah terlanjur jadi korban friendzone, tabahkanlah hatimu dan bangkitlah kembali. Tapi buat yang belum jadi korban friendzone, alangkah lebih baik kalau kamu tahu tanda-tanda kamu di friendzone-in sama cewek.
Hal-hal Ini Menjadikan Kamu Sebagai Korban Friendzone

Berikut Adalah Hal-Hal yang memastikan kalau kamu adalah Korban Friendzone
  • Menghubungi kalau butuh saja

  • Sekarang, coba kamu ingat-ingat dan perhatikan saat doi menghubungi kamu. Apakah doi selalu menghubungimu meskipun hanya sekedar menanyakan kabar dan kamu lagi apa, atau doi selalu menghubungimu saat doi punya maksud tertentu seperti meminta bantuan misalnya. Nah, kalo doi ternyata selama ini cuma menghubungimu kalau ada butuhnya saja, bisa jadi itu adalah salah satu tanda-tanda doi cuma nge-friendzone kamu sob.
  • Perhatian semu

  • Pasti bahagia dong kalau cewek yang kamu PDKT-in ternyata juga respon sama PDKT-mu itu. Kamu perhatian sama doi, doi juga balas perhatian sama kamu. Tapi hati-hati dulu sob. Jangan langsung ke ge-er kalo doi juga punya rasa yang sama seperti kamu. Bisa saja doi membalas perhatianmu itu karena doi merasa nggak enak sama kamu. Kan kamu teman dekatnya? Nggak salah dong kalo doi perhatian sama temannya?
  • Sering curhat sama kamu

  • Dia menghubungi kamu karena ada butuhnya, yaitu curhat. Doi sering banget cerita-cerita ke kamu tentang berbagai macam hal. Mulai dari teman di kelas yang menyebalkan, nilai-nilainya yang menurun atau curhat tentang cowok cakep di kelasnya. Kamu pun merasa nggak keberatan dengan curhatan doi karena kamu menganggap kalo doi membutuhkan kamu dalam hal yang spesial. Tapi sadarlah sob kalo naksir kamu, doi nggak akan cerita cowok lain ke kamu. Duh.
  • Ngajak keluar, tapi ternyata perginya bareng-bareng, yaelah

  • Tentu saja kalau doi mengajak keluar kamu akan bahagia banget. Kamu akan berharap kalau doi akan mengajak kamu keluar berdua aja. Kamu pun bersemangat buat menjemput doi. Kamu berharap, ajakan doi adalah sebuah kencan. Tapi harapan hanyalah harapan. Ternyata saat kamu sampai di TKP, sudah banyak teman-teman kalian yang menunggu kedatanganmu dan doi. Yah nggak jadi kencan berdua deh.
  • Pas kamu ngajak keluar berdua, pasti ada saja alasannya

  • Gagal nggak jadi kencan karena ternyata doi juga mengajak teman-teman lainnya, kamu pun nggak menyerah buat PDKT ke doi. Akhirnya kamu pun memberanikan diri untuk mengajaknya keluar berdua, alias kencan. Tapi sayangnya, lagi-lagi doi punya alasan buat menolak ajakanmu itu. Sekali nggak apa deh, bukan masalah. Biasanya cewek memang suka malu-malu kucing gitu. Kamu pun mengajaknya sekali lagi, tapi ternyata doi juga menolak dengan alasan yang lain lagi. Hmm kalau sudah begini, sepertinya tanda-tanda friendzone sudah bisa diidentifikasi.
  • Kalau diajak ngomong tentang status hubungan kalian, pasti langsung mengalihkan perhatian

  • Kamu merasa hubunganmu dengannya ini menggantung. Dekat tapi bukan pacar. Pacar tapi nggak dekat-dekat amat dan nggak jelas statusnya. Makanya kamu memberanikan diri buat menanyakan padanya sebenarnya gimana sih hubungan kalian berdua. Tapi sayang sekali sob, tiap kali kamu menanyakan hal ini padanya, doi pasti berusaha buat mengalihkan permbicaraan atau menghindar.
  • Lihat nanti ya/dijalani aja ya

  • Nah jarang-jarang nih kesempatan emas datang begini. Mungkin doi lagi nggak ada ide buat mengalihkan pembicaraanmu. Akhirnya kamu pun berhasil menanyakan kejelasan status padanya. Tapi semua pertanyaanmu itu hanya dijawab doi dengan kata “Lihat nanti aja ya” atau “dijalani aja dulu”. Kata-kata ini nggak jelas sob. Apanya yang dijalani? Apanya yang dilihat? Sedang ungkapan cinta aja belum pernah terucap di bibir. Eaaa.
  • Dia mendeklarasikan kamu sebagai temannya

  • Karena kamu termakan omongan “dijalani aja”, kamu pun sedikit ge er. Padahal kamu juga nggak yakin maksud doi dijalanin dulu aja itu seperti apa. Sampai suatu ketika doi memperkenalkanmu kepada orang lain dengan sebutan teman. Tapi kamu juga berpikiran kalau doi Cuma malu aja bilang kamu adalah gebetannya, soalnya kan kalian belum ada status yang jelas.
  • Curhat tentang cowok lain/gebetannya

  • Kalo ini sih sudah level ekstrim sob. Memang sih sedari awal doi sudah sering banget curhat-curhat ke kamu. Tapi kalo doi sudah cerita tentang cowok yang ternyata ditaksirnya, ini sudah jadi tanda bahwa dirimu masuk kategori friendzone. Saling memberi kabari, jalan bareng, cerita-cerita bareng, semuanya itu semu sob. Ujung-ujungnya doi cerita tentang cowok lain ke kamu. Sakit sob sakit.
  • Ujung-ujungnya pas ditembak, doi bilang kalau kamu sudah dianggap sebagai sahabat

  • Masih belum yakin juga dengan tanda-tanda friendzone yang sudah disebutkan, kamu pun akhirnya memberannikan diri buat nembak doi dan menyatakan cinta. Tapi lagi-lagi sayang seribu sayang, ternyata jawaban doi adalah “maaf, kamu sudah aku anggap sebagai sahabat aku sendiri”.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Hal-hal Ini Menjadikan Kamu Sebagai Korban Friendzone

0 komentar:

Poskan Komentar