Dunia Informasi & Inspirasi

Sharing Infomasi Seputar Dunia Informasi & Inspirasi

Kesalahan Dalam Berbisnis Kuliner Yang Harus Dihindari

Kuliner merupakan salah satu bidang bisnis yang sangat menjanjikan. Bagaimana tidak, tentunya setiap manusia memerlukan makanan, sehingga prospek bisnis ini pada umumnya tidak akan mati. Terlebih masyarakat di Indonesia yang heterogen, sehingga berbagai macam jenis makanan dapat diterima dengan mudah.

kesalahan dalam berbisnis kuliner

Namun begitu membangun bisnis kuliner bukan hal yang ringan. Banyak yang harus dipersiapkan agar bisnis tersebut dapat berjalan dengan baik, sehingga antara modal dan pemasukan dapat seimbang dan akhirnya tidak merugi. Untuk itu, dalam pembahasan kali ini Anda akan diajak untuk mengetahui apa saja kesalahan dalam berbisnis kuliner yang harus dihindari. Dengan tidak melakukan kesalahan sebisa mungkin, bisnis yang Anda bangun akan lebih mudah berkembang.

Kesalahan Berbisnis Kuliner Yang Harus Dihindari

{1.} Standar mutu yang buruk
Berbisnis kuliner berarti menjual makanan, minuman dan sejenisnya. Hal ini berarti membutuhkan suatu standar mutu yang baik, sehingga calon pembeli rela mengonsumsi apa yang Anda jual.

Banyak pebisnis kuliner pemula tidak memperhatikan hal ini. Membuat suatu produk tanpa memperhatikan bahan-bahan pembuatnya, rasa, nilai gizi dan alat-alat untuk membuatnya adalah kesalahan yang fatal. Padahal menjaga agar konsumen tetap sehat dan tidak keracunan sangatlah penting.

{2.} Tempat yang tidak strategis
Meski semua orang membutuhkan makanan atau minuman untuk dikonsumsi, namun tidak semua orang di satu tempat menyukai apa yang Anda jual. Contoh saja, jika Anda membangun bisnis kuliner bertema makanan Jepang, Anda akan sulit mendapatkan konsumen jika menjualnya di daerah pinggir kota yang sebagian besar penduduknya menengah ke bawah. Mengapa? Karena penduduk seperti itu pada umumnya menyukai makanan lokal.

Sebaliknya, jika Anda ingin menjual makanan lokal, semisal masakan asal Padang, maka tempat-tempat di komplek perumahan dan sejenisnya sangat strategis atau misalnya Anda menjual permen dan es krim, maka mall adalah tempat yang paling cocok. Ini amat penting, karena tidak sedikit orang yang mengalami kebangkrutan karena salah memilih tempat berjualan.

{3.} Investasi tidak tertata
Investasi dalam sebuah bidang bisnis amat penting, agar menjaga bisnis tidak tergerus oleh para pesaing. Namun husus untuk bisnis kuliner, investasi lebih dari penting. Anda yang ingin memulai bisnis kuliner harus mengetahui bahwa investasi dalam semua hal di dalam bisnis kuliner harus diprioritaskan.

Contoh saja, investasi dalam hal peralatan dapur, mesin dan perabotan harus diutamakan. Menjaga semua itu tetap baik, tidak rusak dan modern adalah penting. Selain itu investasikan juga uang Anda ke dalam desain dan bangunan toko tempat bisnis tersebut berlangsung. Investasi dalam hal karyawan juga tidak kalah penting. Lebih baik memperkerjakan seorang chef profesional dengan harga tinggi dibandingkan Anda membayar murah namun produk yang dijual tidak membuat konsumen Anda kembali untuk membeli.

Baca juga

Kesimpulan
Sebenarnya penjelasan mengenai tiga kesalahan dalam berbisnis kuliner yang harus dihindari di atas masih kulitnya saja. Nantinya pada setiap poin di atas akan ada cabang-cabangnya lagi yang harus Anda perhatikan. Namun yang pasti, kesalahan paling utama dalam berbisnis, apapun itu, adalah tidak fokus. Jika tidak bisa fokus, maka bisnis yang Anda jalani tidak akan pernah bisa berkembang.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kesalahan Dalam Berbisnis Kuliner Yang Harus Dihindari