Dunia Informasi & Inspirasi

Sharing Infomasi Seputar Dunia Informasi & Inspirasi

Cara Mengobati Penyakit Rematik Dengan Cepat

Rematik atau arthritis adalah penyakit yang disebabkan oleh peradangan pada satu atau lebih sendi pada tubuh. Gejala utamanya adalah nyeri dan kekakuan pada sendi serta dapat memburuk seiring bertambahnya usia. Jenis paling umum dari rematik adalah osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Untuk mengatasi hal ini, anda bisa mencoba salah satu dari daftar cara mengobati penyakit rematik pada pembahasa berikut.

cara mengobati penyakit rematik

Cara Mengobati Penyakit Rematik

{1.} Akupuntur
Akupuntur merupakan terapi menggunakan media jarum halus yang nantinya akan dimasukkan ke dalam titik-titik tertentu pada kulit. Fungsinya untuk mengurangi berbagai jenis nyeri, termasuk yang disebabkan oleh rematik.

{2.} Glukosamin
Baik glukosamin maupun plasebo dapat dijadikan cara yang baik untuk melawan nyeri rematik dengan tekanan yang ringan hingga berat.

{3.} Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS)
Cara ini biasanya menggunakan perangkat kecil yang akan menyalurkan arus listrik ringan ke anggota tubuh. Nantinya terapi TENS akan merangsang saraf dekat sendi yang sakit. Selain itu, cara ini juga berguna untuk menggangu transmisi sinyal rasa sakit ke otak.

{4.} Yoga Atau Tai Chi
Peregangan dan gerakan lambat pada senam yoga mampu meningkatkan fleksibilitas sendi, sehingga secara tidak langsung dapat melawan arthritis.

{5.} Pijat
Cara lainnya yang dapat dilakukan untuk melawan rematik adalah dengan melakukan pemijatan. Nantinya pijat akan membantu meningkatkan aliran darah ke sendi, sehingga rasa sakit akan hilang sementara. Untuk hasil terbaik, pastikan pemijat adalah profesional.

{6.} Kompres panas dan dingin
Anda bisa mencoba menyimpan bantalan air dengan suhu dingin atau panas pada bagian tubuh yang terserang rematik. Fungsinya tentu untuk meringankan rasa sakit yang muncul akibat peradangan sendi.

Beberapa jenis obat medis:

{7.} Analgesik
Obat jenis ini digunakan untuk mengurangi rasa sakit, namun tidak akan berpengaruh pada peradangan. Contoh analgesik adalah acetaminophen (Tyleno), tramadol (Ultram) dan hydrocodone (Vicodin, Lortab).

{8.} Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs)
Berbeda dengan analgesik, NSAID mampu mengurangi rasa sakit sekaligus peradangan pada rematik. Contoh over-the-counter NSAID adalah ibuprofen dan natrium naproxen. Penggunaannya sendiri sebaiknya dengan resep dokter. Hal tersebut karena ada beberapa gejala yang muncul dari penggunaan obat ini secara oral, seperti iritasi pada lambung, peningkatan risiko serangan jantung dan stroke. Ada pula NSAID berbentuk gel atau krim yang dapat digosokkan ke area sendi.

{9.} Kortikosterois
Obat yang meliputi prednison dan kortisok. Fungsinya untuk mengurangi peradangan serta menekan sistem kekebalan tubuh. Obat ini dapat dikonsumsi secara oral atau disuntikkan langsung ke area sendi yang terkena rematik.


Kesimpulan
Rematik terkadang bisa benar-benar melumpuhkan segala aktivitas. Terlebih jika orang yang mengalaminya sudah lanjut usia. Oleh sebab itu, jika sudah muncul tanda-tandanya, segeralah untuk mencoba salah satu atau lebih cara mengobati penyakit rematik di atas. Namun tetap ingat, jika arthritis terlihat parah, segera datang ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih cepat dan tepat.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Mengobati Penyakit Rematik Dengan Cepat