Dunia Informasi & Inspirasi

Sharing Infomasi Seputar Dunia Informasi & Inspirasi

Cara Menguji Keaslian Batu Kecubung Wulung

Ada banyak sekali jenis-jenis batu kecubung. Salahsatunya yang terindah dan menarik banyak mata adalah batu kecubung wulung. Walau banyak orang yang beranggapan negatif kepada batu ini, mulai dari hal magis hingga auranya, para kolektor yang benar-benar permatalover tidak memperdulikan hal tersebut. Mereka (kolektor) yang menyukai batu kecubung wulung menganggap bahwa batu tersebut dibeli karena ekstestikanya, bukan manfaat ghaibnya.


Batu kecubung wulung sendiri sudah dijadikan perhiasan sejak jaman kerajaan kuno di pulau Jawa. Namanya sendiri diambil dari bahasa sansekerta yang berarti hitam yang pekat jika disorot sinar matahari akan mengeluarkan sinar berwarna ungu terang. Terlepas dari segala macam mitos dan tahayul, kecubung wulung memiliki nilai keindahan yang luar biasa sebagai perhiasan. Namun begitu, batu yang memiliki warna netral hitam ini terkadang dibuat imitasinya sehingga membingungkan banyak pembeli. Oleh karenanya, sebelum membeli batu tersebut, Anda harus tahu bagaimana cara menguji keaslian batu kecubung wulung.

Cara Menguji Keaslian Batu Kecubung Wulung

{1.} Ciri khas dari batu kecubung wulung adalah warnanya yang hitam pekat dan mengkilap. Selain itu, batu jenis ini biasanya mengeluarkan kemilau warna tersendiri yang berbeda dari jenis lainnya.

{2.} Ciri selanjutnya adalah tingkat kekerasannya yang cukup tinggi dibandingkan batu-batu akik yang lain seperti limau manis, kinyang dan topaz.

{3.} Gunakan sumber cahaya (misalnya senter) untuk menyorot batu. Jika batu tersebut asli, maka akan muncul warna-warna ungu atau merah sesuai dari mana batu kecubung wulung tersebut ditemukan.

{4.} Selain keras, batu ini pun cukup berat. Oleh karena itu, biasakan untuk membawa batu sejenis yang sudah pasti keasliannya saat membeli sebagai perbandingan.

{5.} Selain menimbulkan warna ungu dan merah, sinar dari sumber cahaya yang menyorot batu tersebut akan tembus.

{6.} Batu kecubung jenis ini juga terkenal dengan kualitas permukaannya. Sehingga, janganlah membeli batu kecubung wulung yang bagian perbukaannya cacat tergores. Karena kemungkinan besar itu adalah imitasi (palsu).

7. Eksperimen lain yang dapat membuktikan keaslian dari batu ini adalah dengan cara meneteskan sedikit air ke bagian permukaan batu tersebut. Jika air yang diteteskan mengalami penggumpalan, maka bisa dipastikan bahwa batu akik tersebut asli.

{8.} Selain meteskan air, Anda juga dapat bereksperimen dengan cara mendekatkan batu ke mata sekitar 5-10 cm. Selanjutnya Anda dapat memperhatikan batu akik tersebut. Jika batu tersebut memantulkan benda disekitarnya (menjadi cermin) maka batu tersebut kemungkinan asli.


Selain kedelapan cara menguji keaslian batu kecubung wulung di atas, Anda juga harus membiasakan diri bertanya mengenai batu-batu yang akan dibeli kepada ahli yang dikenal. Selain itu juga, bawalah berbagai peralatan penunjang untuk meneliti keaslian batu, minimal membawa senter serta kaca pembesar. Walau banyak orang yang mengatakan kekuatan atau khasiat dari batu tersebut, janganlah mudah percaya. Karena bisa saja Mereka mengatakan hal tersebut agar nilai harganya menjadi lebih tinggi dan membuat Anda cepat membelinya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Menguji Keaslian Batu Kecubung Wulung