Dunia Informasi & Inspirasi

Sharing Infomasi Seputar Dunia Informasi & Inspirasi

Cara Menghemat Baterai Smartphone Android Dengan Mudah

Berbagai macam merek berlomba-lomba untuk meningkatkan performa ponsel pintar mereka. Mulai dari merebaknya sistem operasi Symbian, kemudian iOS, Windows lalu sekarang Android yang sedang naik daun. Selain itu, fitur-fitur baru seperti teknologi MP4, game, fotografi dan akses internet menjadi perhatian penting bagi mereka. Hal tersebut tentu berdampak positif bagi kemajuan jaman. Namun perlu Kita ingat, bahwa ada satu masalah yang ikut menghantui. Masalah tersebut adalah baterai, yang sampai saat ini teknologinya baru bisa menghasilkan penampung daya yang tidak cukup tangguh. Oleh karenanya, sembari menunggu update hardware terbaru, tidak ada salahnya menerapkan beberapa cara menghemat baterai smartphone android di bawah ini.


Cara Menghemat Baterai Smartphone Android

{1.} Non-aktifkan Fitur Getaran 
Biasanya mode getar digunakan untuk mengingatkan suatu panggilan telepon, sms atau alarm. Pada dasarnya, fitur ini tidak terlalu diperlukan, karena ada fitur lainnya, yaitu nada dering yang jangkauannya bisa lebih jauh dan efektif. Selain itu, daya yang terambil dari penggunaan mode getar sangatlah besar. Oleh sebab itu, pastikan untuk menon-aktifkannya.

{2.} Kurangi Cahaya 
Ini adalah salah satu tips mengurangi pengurangan secara drastis daya baterai. Basanya, Kita tidak memperdulikan bagaimana kekuatan cahaya pada smartphone yang sedang dijalankan. Padahal, cahaya yang ada belum tentu benar-benar dibutuhkan. Mungkin saja keadaan disekitarnya terang sehingga cahaya pada handset dapat dikecilkan seminim mungkin.

{3.} Mempersingkat Matinya Layar 
Biasanya disediakan pengaturan kapan layar akan mati ketika didiamkan. Dengan pengaturan ini, Anda dapat meningkatkan penghematan daya baterai. Cobalah memilih waktu yang paling singkat, sekitar 1s atau 2s saja.

{4.} Mematikan Daya Smartphone
Perlu diperhatikan, sebagian besar orang memiliki waktu-waktu istirahat dimana ponselnya benar-benar tidak dibutuhkan. Diantara yang paling sering adalah saat tidur dan bekerja. Oleh karenanya, usahakan untuk mematikan smartphone Anda untuk waktu-waktu tersebut.

Tapi perlu diingat juga bahwa, menggunakan cara ini hanya jika Anda benar-benar yakin bahwa ponsel tidak akan dihidupkan kembali dalam waktu cepat. Hal ini karena penyedotan daya ketika menyalakan smartphone cukup besar dan membuat apa yang Anda lakukan tidak berdampak positif sedikit pun.

{5.} Perhatikan Beda Jenis Baterai
Setidaknya ada 3 jenis baterai yang biasa digunakan oleh para vendor gadget untuk melengkapi perangkat smartphone yang Mereka jual. Diantaranya adalah Li-Ion (Lithium-Ion) dan 2 jenis baterai berkomposisi nikel, yaitu NiMH (Nickel-Metal Hydride) dan NiCd (Nickel-Cadmium).

Baterai berjenis NiCd memiliki kapasitas yang terus berkurang setiap kali pengguna mengisi ulang daya. Walau demikian, masa hidupnya lebih panjang dibandingkan saudaranya. Sedangkan untuk baterai berjenis NiCd memiliki siklus hidup yang lebih pendek, namun isi ulang daya yang lebih tahan lama.

Berbeda halnya dengan Li-Ion. Baterai jenis ini memiliki siklus hidup yang paling panjang. Namun, baterai ini harus sering-sering diisi ulang dayanya, bahkan sebelum benar-benar habis.


Dari ke-5 cara di atas, tentunya masih ada lagi cara menghemat baterai smartphone android. Diantaranya cukup mudah untuk direalisasikan, seperti mematikan GPS, Bluetooth, Wi-Fi dan sambungan internet ketika tidak diperlukan. Selain itu, mengoptimalkan pemberitahuan dan menjaga suhu ponsel tetap dingin adalah cara lainnya yang dapat Anda lakukan.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Menghemat Baterai Smartphone Android Dengan Mudah